PKB Gresik komitmen Bawa Kemenangan Tebal bagi Gus Ipul-Mbak Puti

Gus Ipul saat memberikan sambutan dalam agenda silahturahmi di kantor DPC PKB Gresik. Foto:dpcpdipjombang.com

GRESIK – Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Gresik, optimis mampu meraih kemenangan mutlak bagi pasangan calon gubernur wakil gubernur nomor urut dua, Saifullah Yusuf -Puti Guntur Soekarno.

Mereka juga terus mematangkan langkah dengan menggelar pertemuan bertajuk Silaturrahmi Calon Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berlangsung di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Gresik. Acara ini digelar di kantor DPC PKB Gresik.

Mohammad Qosim, Ketua DPC PKB Gresik, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan dapat meraih 80 persen suara bagi Gus Ipul yang berpasangan dengan Cawagub, Puti Guntur Soekarno ini.

Target tersebut didasarkan pada perolehan suara PKB yang memperoleh 18,36 persen dengan 124.200 suara. Serta, akumulasi dari partai pengusung lainnya, yakni PDI Perjuangan (10,67 persen),  Gerindra (11,37 persen), hingga PKS (3,27 persen). Serta, ditambah suara dari NU.

“Kalau mesin partai ini sudah bekerja, utamanya PKB, maka kemenangan telah di depan mata. Belum lagi dengan badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) yang juga ikut bekerja,” kata Qosim.

Acara ini juga dihadiri oleh para anggota banom NU, mulai dari Muslimat, Fatayat, Ansor, hingga beberapa banom lainnya.

“Kemenangan untuk pasangan Gus Ipul dan Mbak Puti merupakan perwujudan komitmen kita untuk NU. Dengan memenangkan pasangan ini, sama halnya dengan memperjuangkan NU,” kata Qosim.

“Sebab, selama dua periode menjadi Wakil Gubernur, Gus Ipul telah banyak memperjuangkan NU,” kata Qosim yang juga Wakil Bupati Gresik ini.

Dengan adanya komitmen ini, Gus Ipul mengucapkan terimakasih. “Selama ini PKB menjadi salah satu partai yang mendominasi di Gresik,” kata Gus Ipul di hadapan peserta pertemuan.

“Dengan persamaan visi dan misi kami dengan PKB, Insya Allah, kita bisa merebut kemenangan di Gresik. Setelah pertemuan ini, kami harapkan silakan melanjutkan perjuangan sebelum 27 Juni 2018 (hari pencoblosan),” kata Gus Ipul.(hen)

Hendro Suprasetyo, S.Pd
%d blogger menyukai ini: