Kantongi 64 Masalah, Saksi Gus Ipul – Puti Tak Tandatangani Hasil Pleno KPU Jombang
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil pemungutan suara dari setiap kecamatan di tingkat kabupaten. Foto:dpcpdipjombang.com

JOMBANG – Bermodalkan 64 bukti permasalahan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, saksi Gus Ipul – Puti menolak dan tidak menandatangani hasil Pleno terbuka rekapitulasi Pilgub KPU Jombang, kamis (05/07/18).

Rapat pleno yang digelar di gedung Husni Kamil Manik, kantor KPU Kabupaten Jombang Saksi paslon nomor urut 2, M Sofwan mengatakan menolak untuk menandatangani hasil perhitungan Pilgub Jatim. Hal ini merupakan wujud penolakan kami terhadap kinerja KPU Jombang yang masih banyak sekali kejanggalan.

“Berdasarkan hasil kinerja dari saksi kami dan perangkat kami, kami menemukan beberapa temuan. Untuk sementara ini saja, kami menemukan 65 temuan, yang ditengarai ada pelanggaran. Oleh karena itu, untuk saat ini kami tidak mau menandatangani hasil itu. Dan kami buktikan pada saat pembacaan hasil akhir, kami milih tidak mengikuti,” tegas Sofwan saat diwawancarai, Kamis (5/7).

Menindaklanjuti adanya 65 temuan itu, Sofwan akan terus berkoordinasi dengan pihak tim paslon 2 di Jawa Timur dan akan berkoordinasi dengan tim advokasinya untuk langkah hukum yang akan diambil. “Tim kami masih tetap berjalan untuk terus melakukan kajian. Untuk masalah pelaporan, kami masih terus berkoordinasi dengan tim advokasi di Jawa Timur,” tandasnya.

Lebih lanjut Sofwan mengatakan, bahwa hasil dari sejunlah temuan dari saksi Gus Ipul – Puti, kinerja dari penyelenggara pemilu dianggap berpihak kepada salah satu pasangan calon Pemilihan Gubernur Jawa Timur. “Catatan-catatan dari penyelenggaraan, kami menduga ada upaya-upaya yang dilakukan secara masif oleh pihak-pihak tertentu untuk memenangkan paslon tertentu,” pungkasnya.(pra)

Hendro Suprasetyo, S.Pd
%d blogger menyukai ini: